ads

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Gadis Cantik Berjilbab Ini Terpilih Jadi Ratu di Sekolah Amerika Serikat

Remaja wanita muslim, Zarifeh Shalabi, mendapatkan dukungan dari teman-teman sekolah sehingga terpilih menjadi Prom Queen.Photo/NYTIME.COM

Amerika Serikat - Usai tersangka pelaku serangan teroris di San Bernardino, California, AS, tahun 2015 silam dirilis mengenakan hijab oleh sebagian besar televisi di Amerika Serikat, Zarifeh Shalabi, ibunya, dan tantenya takut keluar rumah.

Pasalnya, rumah keluarga Shalabi hanya berjarak beberapa mil dari lokasi kejadian yang menewaskan 14 korban. Keluarga Shalabi takut menjadi korban para anti-muslim di Negara Adikuasa tersebut.

Kejadian tersebut memberikan pengaruh signifikan pada kehidupan keluarga Shalabi. Mereka bercerita pernah suatu hari saat berjalan-jalan di mal, sejumlah ibu menjauhkan anak-anak mereka berjalan dekat keluarga Shalabi. “Kami takut seseorang akan melukai kami,” ujar Zarifeh.

Namun, kejadian tersebut tidak mempengaruhi kehidupan Zarifeh di Summit High School. Bahkan, bulan ini, Zarifeh terpilih sebagai Prom Queen, sebuah gelar yang idamkan banyak remaja perempuan AS. Zarifeh mengaku tidak tahu bahwa teman-temannya mendaftarkan namanya sebagai nominasi Prom Queen.

Seluruh teman-teman Zarifeh, bahkan mengenakan kerudung beberapa minggu ke sekolah untuk memberikan dukungan padanya. “Kami melihat kesempatan untuk berbuat baik untuk Zarifeh, sesuatu yang merepresentasikan sesuatu yang bagus,” jelas Sarahi Sanchez, teman Zarifeh. “Cara ini untuk membuktikan bahwa kami tidak punya masalah dengan ras dan melakukan bully,” imbuhnya.

Akhirnya, Zarifeh berhasil terpilih sebagai Prom Queen. Kemenangannya ini, kata Zarifeh, merupakan bukti bahwa tidak semua muslim itu harus dikhawatirkan. “Mereka tidak melihatku sebagai ancaman, mereka menganggapku sebagai teman,” jelasnya.

Zarifeh mengatakan bahwa dirinya tidak bermimpi menjadi Prom Queen. Sebab, dia pun tidak tahu apakah bisa datang ke acara pesta dansa akhir sekolah. Sebab, sebagai seorang muslimah, keluarganya memiliki aturan untuk tidak sering pergi keluar rumah dan membatasi pertemanan dengan teman lelaki.

Selama masa sekolah, Zarifeh mengaku, tidak boleh datang ke pesta ulangtahun teman, menginap di rumah teman, dan tidak pernah diizinkan bertandang ke pesta dansa di sekolah.

Jadi, ketika dia tahu telah didaftarkan sebagai nominasi, dia lebih khawatir untuk mendapatkan izin menghadiri pesta dansa akhir sekolah ketimbang terpilih menjadi Prom Queen. Teman-teman Zarifeh tak henti memberikan dukungan.


Zarifeh Shalabi dan teman-teman sekolahnya. (NYTIME.COM)
Sejumlah temannya, bahkan mengenakan kerudung sebelum pesta dansa. Lalu, waktu pagi di hari pesta dansa, seluruh temannya membagikan kerudung warna-warni pada seluruh teman satu angkatan.

Manal Haifa, ibu Zarifeh, menuturkan bahwa dirinya sangat terharu atas penghargaan yang diberikan oleh teman-teman putrinya tersebut. “Aku tidak tahu bahwa teman-temannya sangat mendukung dan menyayanginya,” jelas Manal.

Manal mengungkapkan, Zarifeh memohon untuk diberikan izin datang ke pesta akhir sekolah. “Kami adalah keluarga dengan tradisi lama, kami tidak memiliki budaya pesta,” sebutnya. Pada malam pesta akhir sekolah, Zarifeh memilih gaun cantik yang biasa dikenakan wanita Arab untuk menikah.

Namun, beberapa kali, mahkotanya sering tergelincir dari kerudung. Hal tersebut tak membuatnya mengeluh. Zarifeh memiliki solusi dengan cara meminjamkan mahkota kepada seluruh teman-temannya, supaya mereka juga merasakan mengenakan mahkota yang didambakan banyak remaja perempuan tersebut. (nytimes.com)

Gadis Cantik Berjilbab Ini Terpilih Jadi Ratu di Sekolah Amerika Serikat

Remaja wanita muslim, Zarifeh Shalabi, mendapatkan dukungan dari teman-teman sekolah sehingga terpilih menjadi Prom Queen.Photo/NYTIME.COM

Amerika Serikat - Usai tersangka pelaku serangan teroris di San Bernardino, California, AS, tahun 2015 silam dirilis mengenakan hijab oleh sebagian besar televisi di Amerika Serikat, Zarifeh Shalabi, ibunya, dan tantenya takut keluar rumah.

Pasalnya, rumah keluarga Shalabi hanya berjarak beberapa mil dari lokasi kejadian yang menewaskan 14 korban. Keluarga Shalabi takut menjadi korban para anti-muslim di Negara Adikuasa tersebut.

Kejadian tersebut memberikan pengaruh signifikan pada kehidupan keluarga Shalabi. Mereka bercerita pernah suatu hari saat berjalan-jalan di mal, sejumlah ibu menjauhkan anak-anak mereka berjalan dekat keluarga Shalabi. “Kami takut seseorang akan melukai kami,” ujar Zarifeh.

Namun, kejadian tersebut tidak mempengaruhi kehidupan Zarifeh di Summit High School. Bahkan, bulan ini, Zarifeh terpilih sebagai Prom Queen, sebuah gelar yang idamkan banyak remaja perempuan AS. Zarifeh mengaku tidak tahu bahwa teman-temannya mendaftarkan namanya sebagai nominasi Prom Queen.

Seluruh teman-teman Zarifeh, bahkan mengenakan kerudung beberapa minggu ke sekolah untuk memberikan dukungan padanya. “Kami melihat kesempatan untuk berbuat baik untuk Zarifeh, sesuatu yang merepresentasikan sesuatu yang bagus,” jelas Sarahi Sanchez, teman Zarifeh. “Cara ini untuk membuktikan bahwa kami tidak punya masalah dengan ras dan melakukan bully,” imbuhnya.

Akhirnya, Zarifeh berhasil terpilih sebagai Prom Queen. Kemenangannya ini, kata Zarifeh, merupakan bukti bahwa tidak semua muslim itu harus dikhawatirkan. “Mereka tidak melihatku sebagai ancaman, mereka menganggapku sebagai teman,” jelasnya.

Zarifeh mengatakan bahwa dirinya tidak bermimpi menjadi Prom Queen. Sebab, dia pun tidak tahu apakah bisa datang ke acara pesta dansa akhir sekolah. Sebab, sebagai seorang muslimah, keluarganya memiliki aturan untuk tidak sering pergi keluar rumah dan membatasi pertemanan dengan teman lelaki.

Selama masa sekolah, Zarifeh mengaku, tidak boleh datang ke pesta ulangtahun teman, menginap di rumah teman, dan tidak pernah diizinkan bertandang ke pesta dansa di sekolah.

Jadi, ketika dia tahu telah didaftarkan sebagai nominasi, dia lebih khawatir untuk mendapatkan izin menghadiri pesta dansa akhir sekolah ketimbang terpilih menjadi Prom Queen. Teman-teman Zarifeh tak henti memberikan dukungan.


Zarifeh Shalabi dan teman-teman sekolahnya. (NYTIME.COM)
Sejumlah temannya, bahkan mengenakan kerudung sebelum pesta dansa. Lalu, waktu pagi di hari pesta dansa, seluruh temannya membagikan kerudung warna-warni pada seluruh teman satu angkatan.

Manal Haifa, ibu Zarifeh, menuturkan bahwa dirinya sangat terharu atas penghargaan yang diberikan oleh teman-teman putrinya tersebut. “Aku tidak tahu bahwa teman-temannya sangat mendukung dan menyayanginya,” jelas Manal.

Manal mengungkapkan, Zarifeh memohon untuk diberikan izin datang ke pesta akhir sekolah. “Kami adalah keluarga dengan tradisi lama, kami tidak memiliki budaya pesta,” sebutnya. Pada malam pesta akhir sekolah, Zarifeh memilih gaun cantik yang biasa dikenakan wanita Arab untuk menikah.

Namun, beberapa kali, mahkotanya sering tergelincir dari kerudung. Hal tersebut tak membuatnya mengeluh. Zarifeh memiliki solusi dengan cara meminjamkan mahkota kepada seluruh teman-temannya, supaya mereka juga merasakan mengenakan mahkota yang didambakan banyak remaja perempuan tersebut. (nytimes.com)

Subhanallah, Gadis Tuna Netra Ini Hafal 30 Juz Alquran


Ustad Yusuf Mansur bersama Ayu Fajar Lestari (Sangpencerah.com)

Pelita8.Com - Keterbatasan bukan menjadi halangan untuk beribadah di jalan Allah. Pesan itulah yang tercermin dari gadis penyandang tuna netra asal Ponorogo bernama Ayu Fajar Lestari.

Bersama sang nenek, gadis kelas 2 Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa Aisyiyah Ponorogo itu tak kehilangan semangat untuk menghafalkan ayar-ayat suci Alquran. Bahkan di usianya yang masih belia, dia telah mampu menghafal 30 juz Alquran.

Prestasi Ayu dibidang Alquran tak sembarangan. Dia bahkan pernah menjadi juara 1 Musabaqah Tilawatil Quran tingkat Provinsi Jawa Timur.

Tetapi, pada Rabu, 11 Mei 2016 lalu, Ayu menunjukkan rasa bahagianya. Sebab, ia berkesempatan untuk bertemu Ustaz Yusuf Mansyur di Masjid Agung Ponorogo.

Dalam pertemuan itu ada peristiwa mengejutkan. Pasalnya, rasa haru justru terlihat pada diri Ustaz Yusuf Mansyur. Ini lantaran.... Untuk selengkapnya klik di sini. (dream.co.id)

Subhanallah, Gadis Tuna Netra Ini Hafal 30 Juz Alquran


Ustad Yusuf Mansur bersama Ayu Fajar Lestari (Sangpencerah.com)

Pelita8.Com - Keterbatasan bukan menjadi halangan untuk beribadah di jalan Allah. Pesan itulah yang tercermin dari gadis penyandang tuna netra asal Ponorogo bernama Ayu Fajar Lestari.

Bersama sang nenek, gadis kelas 2 Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa Aisyiyah Ponorogo itu tak kehilangan semangat untuk menghafalkan ayar-ayat suci Alquran. Bahkan di usianya yang masih belia, dia telah mampu menghafal 30 juz Alquran.

Prestasi Ayu dibidang Alquran tak sembarangan. Dia bahkan pernah menjadi juara 1 Musabaqah Tilawatil Quran tingkat Provinsi Jawa Timur.

Tetapi, pada Rabu, 11 Mei 2016 lalu, Ayu menunjukkan rasa bahagianya. Sebab, ia berkesempatan untuk bertemu Ustaz Yusuf Mansyur di Masjid Agung Ponorogo.

Dalam pertemuan itu ada peristiwa mengejutkan. Pasalnya, rasa haru justru terlihat pada diri Ustaz Yusuf Mansyur. Ini lantaran.... Untuk selengkapnya klik di sini. (dream.co.id)

Tahun 2016, Hasil UN SMA Di Lhokseumawe Turun Drastis

Ilustrasi Ujian Nasional (UN) Di Lhokseumawe @M. Sikumbang

Pelita8, Lhokseumawe- Hasil Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Lhokseumawe, dilaporkan menurun drastis dari tahun-tahun sebelumnya.

“Semua siswa lulus dari Ujian Nasional (UN), namun secara nasional kita nilainya turun,” kata Rusli, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olah Raga (Disdikpora) Kota Lhokseumawe, kepada Pelita8.com, Kamis kemarin.

Rusli membantah jika penurunan itu hanya terjadi di daerahnya, namun juga dialami oleh sejumlah kota/kabupaten di Aceh lainnya.

Menurut Rusli, penyebab turunnya tersebut adalah karena UN tahun 2016, Aceh baru menggunakan sistem Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). “ Dalam hal ini, kita masih sangat baru, siswa kita belum terbiasa ujian dengan sistem (UNBK) tersebut, tentunya pasti ada kekurangan dan kelemahan-kelemahan,” tambah Rusli.

Tak hanya itu, menurut Rusli, faktor penyebab menurunnya nilai kelulusan secara nasional adalah tingkat kepedulian yang masih kurang. Partisipasi dan kepedulian masyarakat, para orang tua  dan siswa sendiri kata Rusli masih belum meningkat.

Dulu, kata Rusli, kelulusan ditentukan oleh hasil ujian nasional, namun saat ini kelulusan ditentukan oleh sekolah masing-masing.

Rusli berharap kedepan, partisipasi dan kepedulian masyarakat, orang tua dan terutama siswa semakin meningkat. Katanya, pihaknya juga sudah meminta seluruh sekolah untuk melakukan persiapan untuk UNBK sejak awal tahun ajaran. ()



Tahun 2016, Hasil UN SMA Di Lhokseumawe Turun Drastis

Ilustrasi Ujian Nasional (UN) Di Lhokseumawe @M. Sikumbang

Pelita8, Lhokseumawe- Hasil Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Lhokseumawe, dilaporkan menurun drastis dari tahun-tahun sebelumnya.

“Semua siswa lulus dari Ujian Nasional (UN), namun secara nasional kita nilainya turun,” kata Rusli, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olah Raga (Disdikpora) Kota Lhokseumawe, kepada Pelita8.com, Kamis kemarin.

Rusli membantah jika penurunan itu hanya terjadi di daerahnya, namun juga dialami oleh sejumlah kota/kabupaten di Aceh lainnya.

Menurut Rusli, penyebab turunnya tersebut adalah karena UN tahun 2016, Aceh baru menggunakan sistem Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). “ Dalam hal ini, kita masih sangat baru, siswa kita belum terbiasa ujian dengan sistem (UNBK) tersebut, tentunya pasti ada kekurangan dan kelemahan-kelemahan,” tambah Rusli.

Tak hanya itu, menurut Rusli, faktor penyebab menurunnya nilai kelulusan secara nasional adalah tingkat kepedulian yang masih kurang. Partisipasi dan kepedulian masyarakat, para orang tua  dan siswa sendiri kata Rusli masih belum meningkat.

Dulu, kata Rusli, kelulusan ditentukan oleh hasil ujian nasional, namun saat ini kelulusan ditentukan oleh sekolah masing-masing.

Rusli berharap kedepan, partisipasi dan kepedulian masyarakat, orang tua dan terutama siswa semakin meningkat. Katanya, pihaknya juga sudah meminta seluruh sekolah untuk melakukan persiapan untuk UNBK sejak awal tahun ajaran. ()



Cerdaskan Anak, Mahasiswa KKN Ciptakan Software Berbasis Pembelajaran Interaktif


 
Ilustrasi sebuah Software pada komputer maupun Laptop (Foto : firrizqiblogger.blogspot.com)
Pelita8, Lhoksukon – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Unimal berposko di Desa Matang Janeng, Kecamatan Tanah Pasir, Aceh Utara ciptakan software berbasis pembelajaran interaktif untuk mengajarkan anak-anak di desa binaannya.

“Software atau sebuah perangkat dalam komputerisasi ini diciptakam berupa sebuah game quis dengan beberapa kategori pelajaran di dalamnya. Awalnya, ide pembuatan software ini di rakit melihat kurangnya minat belajar anak-anak dalam belajar,terutama dalam pelajaran matematika dan bahasa inggris,” Cut Rismayanti, Humas KKN desa setempat kepada Pelita8.com, Selasa 10 Mei 2016.

Risma menambahkan hasil dari rakitan tersebut,  mereka (anak-red) tampak antusias saat melihat game di laptop mahasiswa oleh karena itu software pembelajaran interaktif ini di ciptakan secara baik dan berguna.

Asyraf Akmal, selaku perakit game pada software ini mengatakan antusias anak-anak sangat tinggi untuk bermain game, bahkan mereka tidak sadar sedang mendapatkan ilmu saat memainkan game yang pihaknya buat.

"Software ini baru versi 1.0 , jika mendapat sambutan yang baik dari masyarakat setempat kemungkinan kita akan buat versi selanjutnya dengan tambahan kategori pelajaran. Kita juga terbuka jika ada request dari pihak lain terhadap game ini" imbuhnya lagi,” kata Asyraf

Selain itu, Ananda Ditha SN,  selaku desainer UI software ini mengatakan game tersebut sengaja dibuat untuk  komputer maupun  laptop agar lebih efektif dalam pemaparannya ke anak-anak dan sengaja tidak kita pakai suara agar ringan di download oleh tempat-tempat yang minim jaringan.

“Software pembelajaran interaktif ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan anak dengan cara yang menyenangkan,” sebut  Ananda

Ananda menyebutkan softwere pembelajaran interaktif ini dapat di download https://www.dropbox.com/s/5b9v6t82u65btvl/Belajar%20Pintar.rar?dl=0. ()



Penulis : Cut Rismayanti
Editor   : M. Sikumbang



Cerdaskan Anak, Mahasiswa KKN Ciptakan Software Berbasis Pembelajaran Interaktif


 
Ilustrasi sebuah Software pada komputer maupun Laptop (Foto : firrizqiblogger.blogspot.com)
Pelita8, Lhoksukon – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Unimal berposko di Desa Matang Janeng, Kecamatan Tanah Pasir, Aceh Utara ciptakan software berbasis pembelajaran interaktif untuk mengajarkan anak-anak di desa binaannya.

“Software atau sebuah perangkat dalam komputerisasi ini diciptakam berupa sebuah game quis dengan beberapa kategori pelajaran di dalamnya. Awalnya, ide pembuatan software ini di rakit melihat kurangnya minat belajar anak-anak dalam belajar,terutama dalam pelajaran matematika dan bahasa inggris,” Cut Rismayanti, Humas KKN desa setempat kepada Pelita8.com, Selasa 10 Mei 2016.

Risma menambahkan hasil dari rakitan tersebut,  mereka (anak-red) tampak antusias saat melihat game di laptop mahasiswa oleh karena itu software pembelajaran interaktif ini di ciptakan secara baik dan berguna.

Asyraf Akmal, selaku perakit game pada software ini mengatakan antusias anak-anak sangat tinggi untuk bermain game, bahkan mereka tidak sadar sedang mendapatkan ilmu saat memainkan game yang pihaknya buat.

"Software ini baru versi 1.0 , jika mendapat sambutan yang baik dari masyarakat setempat kemungkinan kita akan buat versi selanjutnya dengan tambahan kategori pelajaran. Kita juga terbuka jika ada request dari pihak lain terhadap game ini" imbuhnya lagi,” kata Asyraf

Selain itu, Ananda Ditha SN,  selaku desainer UI software ini mengatakan game tersebut sengaja dibuat untuk  komputer maupun  laptop agar lebih efektif dalam pemaparannya ke anak-anak dan sengaja tidak kita pakai suara agar ringan di download oleh tempat-tempat yang minim jaringan.

“Software pembelajaran interaktif ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan anak dengan cara yang menyenangkan,” sebut  Ananda

Ananda menyebutkan softwere pembelajaran interaktif ini dapat di download https://www.dropbox.com/s/5b9v6t82u65btvl/Belajar%20Pintar.rar?dl=0. ()



Penulis : Cut Rismayanti
Editor   : M. Sikumbang



Unimal Usulkan 10 Jurusan Baru ke Kemenristek Dikti


Pelita8, Lhokseumawe - Universitas Malikussaleh (Unimal) mengusulkan pembukaan 10 jurusan baru ke Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti).

Ke 10 jurusan itu yakni S3 Ilmu Manajemen,  S2 Sosiologi, S2 Agroekoteknologi,  S2 Ilmu Akuntansi dan S2 Ekonomi Pembangunan.

Sementara untuk jurusan S1 yaitu S1 Bahasa Inggris,  S1 Perikanan,  S1 Kehutanan,  S1 Kewirausahaan dan S1 Hubungan internasional.

Rektor Unimal Prof Apridar, Selasa 10 Mei 2016 dalam siaran persnya kepada pelita8.com menyebutkan berkas permohonan jurusan baru itu sudah dikirim ke Kemenristek Dikti. "Pembukaan jurusan baru ini bagian dari pengembangan kampus dan sesuai kebutuhan masyarakat Aceh dan Indonesia. 10 jurusan baru itu sangat dibutuhkan masyarakat Aceh dewasa ini," sebut Prof Apridar.

Selain itu, diharapkan izin jurusan baru itu segera diberikan oleh kementerian. Sehingga tahun depan telah bisa diterima mahasiswa baru di kampus tersebut.

Selain itu sambung Prof Apridar ke depan pihaknya akan menambah jurusan doktoral untuk Ilmu Hukum dan magister di bawah Fakultas Teknik Unimal.

"Saya sudah minta Fakultas Hukum dan Fakultas Teknik, Unimal mengusulkan pembukaan jurusan sarjana, magister dan doktoral. Sehingga ke depan, semakin banyak pilihan masyarakat untuk menimba ilmu di Unimal,"terangnya.

Pada bagian lain, dia menyebutkan setiap tahun Unimal mengirimkan 50 dosen untuk melanjutkan pendidikan doktoral di kampus dalam dan luar negeri.

"Kami berharap dukungan semua pihak untuk pengembangan kampus ini," pungkasnya. ()


Unimal Usulkan 10 Jurusan Baru ke Kemenristek Dikti


Pelita8, Lhokseumawe - Universitas Malikussaleh (Unimal) mengusulkan pembukaan 10 jurusan baru ke Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti).

Ke 10 jurusan itu yakni S3 Ilmu Manajemen,  S2 Sosiologi, S2 Agroekoteknologi,  S2 Ilmu Akuntansi dan S2 Ekonomi Pembangunan.

Sementara untuk jurusan S1 yaitu S1 Bahasa Inggris,  S1 Perikanan,  S1 Kehutanan,  S1 Kewirausahaan dan S1 Hubungan internasional.

Rektor Unimal Prof Apridar, Selasa 10 Mei 2016 dalam siaran persnya kepada pelita8.com menyebutkan berkas permohonan jurusan baru itu sudah dikirim ke Kemenristek Dikti. "Pembukaan jurusan baru ini bagian dari pengembangan kampus dan sesuai kebutuhan masyarakat Aceh dan Indonesia. 10 jurusan baru itu sangat dibutuhkan masyarakat Aceh dewasa ini," sebut Prof Apridar.

Selain itu, diharapkan izin jurusan baru itu segera diberikan oleh kementerian. Sehingga tahun depan telah bisa diterima mahasiswa baru di kampus tersebut.

Selain itu sambung Prof Apridar ke depan pihaknya akan menambah jurusan doktoral untuk Ilmu Hukum dan magister di bawah Fakultas Teknik Unimal.

"Saya sudah minta Fakultas Hukum dan Fakultas Teknik, Unimal mengusulkan pembukaan jurusan sarjana, magister dan doktoral. Sehingga ke depan, semakin banyak pilihan masyarakat untuk menimba ilmu di Unimal,"terangnya.

Pada bagian lain, dia menyebutkan setiap tahun Unimal mengirimkan 50 dosen untuk melanjutkan pendidikan doktoral di kampus dalam dan luar negeri.

"Kami berharap dukungan semua pihak untuk pengembangan kampus ini," pungkasnya. ()


Unimal Terima 2.646 Orang Dari 12.259 Calon Mahasiswa Mendaftar SNMPTN



Rektor Unimal, Aceh Utara, Prof. Dr. Apridar 

Pelita8, Lhokseumawe – Sebanyak 2.646 mahasiswa  diterima di Universitas Malikussaleh, Kabupaten Aceh Utara. Mereka itu lulus dari 12.259 calon mahasiswa mendaftar Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) di Universitas Malikussaleh (Unimal) tahun ini.

Disebutkan, untuk melihat data tersebut langsung saja melihat pengumuman resmi SNMPTN bisa diakses lewat website www.snmptn.ac.id, pada 9 Mei 2016.

Rektor Unimal, Prof Dr Apridar, Selasa, 10 Mei 2016 kepada Pelita8.com menyebutkan jumlah tersebut terbagi ke 28 jurusan di kampus itu yang dibuka lewat jalur SNMPTN tahun ini. Dari segi pendaftar, jumlah itu berasal dari seluruh pulau di Indonesia. “Dari Kalimantan, Sulawesi, hingga Aceh. Namun, porsi yang terbesar tetap berasal dari Aceh,” kata  Prof Apridar.

Sedangkan penerima beasiswa Bidikmisi untuk jalur SNMPTN tercatat sebanyak 500 orang. “Bidikmisi ini khusus untuk calon mahasiswa dari masyarakat kurang mampu namun memiliki prestasi akademik yang baik di Indonesia,” sebut Apridar.

Dia menambahkan jurusan favorit tahun ini yaitu pendidikan dokter, teknik informatika, ekonomi manajemen dan ilmu komunikasi. “Jumlah yang kita terima itu hanya 30 persen dari pelamar yang mendaftar. Ini disebabkan, kuota ruangan kita juga terbatas. Sehingga, kita harus menghitung calon mahasiswa dan ruangan yang tersedia,” sebut Prof Apridar.

Untuk itu, sambung Prof Apridar, diharapkan Pemerintah Aceh, Pemerintah Kota Lhokseumawe dan Pemerintah Aceh Utara, bisa membantu tambahan gedung di kampus tersebut.  Sehingga, Unimal bisa menambah kuota menerima mahasiswa baru. “Apalagi kita fokus dan konsen dengan putra/putri daerah. Jadi, ini sangat diharapkan bantuan gedung. Sehingga semakin banyak putra/putri daerah Aceh yang bisa kita terima di Unimal,” terangnya.

Selain itu, sambung Prof Apridar, pihaknya terus meningkatkan kapasitas dosen kampus itu. Setidaknya setiap tahun sebanyak 50 orang dosen melanjutkan pendidikan doktoral di dalam dan luar negeri. “Dengan komptensi dosen yang terus meningkat, sarana yang terus bertambah, kita harap berdampak pada kualitas lulusan. Ke depan, kita ingin kualitas lulusan Unimal bisa bersaing dengan lulusan dari perguruan tinggi lain dalam dan luar negeri,” terangnya.

SBMPTN 2016
Khusus untuk jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang dibuka pada 25 April – 20 Mei 2016, Unimal akan menerima 1.821 orang. “Untuk pendaftaran bisa melalui http://pendaftaran.sbmptn.ac.id,” pungkas Prof Apridar. ()


Unimal Terima 2.646 Orang Dari 12.259 Calon Mahasiswa Mendaftar SNMPTN



Rektor Unimal, Aceh Utara, Prof. Dr. Apridar 

Pelita8, Lhokseumawe – Sebanyak 2.646 mahasiswa  diterima di Universitas Malikussaleh, Kabupaten Aceh Utara. Mereka itu lulus dari 12.259 calon mahasiswa mendaftar Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) di Universitas Malikussaleh (Unimal) tahun ini.

Disebutkan, untuk melihat data tersebut langsung saja melihat pengumuman resmi SNMPTN bisa diakses lewat website www.snmptn.ac.id, pada 9 Mei 2016.

Rektor Unimal, Prof Dr Apridar, Selasa, 10 Mei 2016 kepada Pelita8.com menyebutkan jumlah tersebut terbagi ke 28 jurusan di kampus itu yang dibuka lewat jalur SNMPTN tahun ini. Dari segi pendaftar, jumlah itu berasal dari seluruh pulau di Indonesia. “Dari Kalimantan, Sulawesi, hingga Aceh. Namun, porsi yang terbesar tetap berasal dari Aceh,” kata  Prof Apridar.

Sedangkan penerima beasiswa Bidikmisi untuk jalur SNMPTN tercatat sebanyak 500 orang. “Bidikmisi ini khusus untuk calon mahasiswa dari masyarakat kurang mampu namun memiliki prestasi akademik yang baik di Indonesia,” sebut Apridar.

Dia menambahkan jurusan favorit tahun ini yaitu pendidikan dokter, teknik informatika, ekonomi manajemen dan ilmu komunikasi. “Jumlah yang kita terima itu hanya 30 persen dari pelamar yang mendaftar. Ini disebabkan, kuota ruangan kita juga terbatas. Sehingga, kita harus menghitung calon mahasiswa dan ruangan yang tersedia,” sebut Prof Apridar.

Untuk itu, sambung Prof Apridar, diharapkan Pemerintah Aceh, Pemerintah Kota Lhokseumawe dan Pemerintah Aceh Utara, bisa membantu tambahan gedung di kampus tersebut.  Sehingga, Unimal bisa menambah kuota menerima mahasiswa baru. “Apalagi kita fokus dan konsen dengan putra/putri daerah. Jadi, ini sangat diharapkan bantuan gedung. Sehingga semakin banyak putra/putri daerah Aceh yang bisa kita terima di Unimal,” terangnya.

Selain itu, sambung Prof Apridar, pihaknya terus meningkatkan kapasitas dosen kampus itu. Setidaknya setiap tahun sebanyak 50 orang dosen melanjutkan pendidikan doktoral di dalam dan luar negeri. “Dengan komptensi dosen yang terus meningkat, sarana yang terus bertambah, kita harap berdampak pada kualitas lulusan. Ke depan, kita ingin kualitas lulusan Unimal bisa bersaing dengan lulusan dari perguruan tinggi lain dalam dan luar negeri,” terangnya.

SBMPTN 2016
Khusus untuk jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang dibuka pada 25 April – 20 Mei 2016, Unimal akan menerima 1.821 orang. “Untuk pendaftaran bisa melalui http://pendaftaran.sbmptn.ac.id,” pungkas Prof Apridar. ()


Angka kelulusan UN di Lhokseumawe 99,99 Persen


Walikota Lhokseumawe Suadi Yahya, di dampingi Kadis Pendidikan pantau pelaksanaan UN di SMA Negeri 2 Lhokseumawe (Foto: Mg)

PelitaDelapan, Lhokseumawe : Angka kelulusan Ujian Nasional (UN) di Kota Lhokseumawe tahun ini dilaporkan mencapai 99,99 persen.

Ketua Panitia Pelaksana UN Lhokseumawe Ibrahim menyebutkan, 3.335 peserta UN dinyatakan lulus dari jumlah 3.338 peserta UN, Minggu (08/05/16).

Tahun ini hasil kelulusan ditentukan oleh pihak sekolah dan rata-rata nilai para siswa memuaskan, namun hanya tiga orang dari Madrasah Aliyah (MA) swasta yang di nyatakan tidak lulus, terang Ibrahim.

Di sambung olehnya, tiga orang siswa yang di nyatakan tidak lulus tersebut sudah menjadi pertimbangan dari pihak sekolah karena nilai ujian tidak berpengaruh semua hasil kelulusan di tentukan oleh sekolah.

“Saat ini pihak Dinas belum mengetahui Kota Lhokseumawe menduduki peringkat berapa angka kelulusan di Aceh karena belum mendapatkan laporan terkait mengenai hal tersebut”, pungkas Ibrahim. (Mg)

Angka kelulusan UN di Lhokseumawe 99,99 Persen


Walikota Lhokseumawe Suadi Yahya, di dampingi Kadis Pendidikan pantau pelaksanaan UN di SMA Negeri 2 Lhokseumawe (Foto: Mg)

PelitaDelapan, Lhokseumawe : Angka kelulusan Ujian Nasional (UN) di Kota Lhokseumawe tahun ini dilaporkan mencapai 99,99 persen.

Ketua Panitia Pelaksana UN Lhokseumawe Ibrahim menyebutkan, 3.335 peserta UN dinyatakan lulus dari jumlah 3.338 peserta UN, Minggu (08/05/16).

Tahun ini hasil kelulusan ditentukan oleh pihak sekolah dan rata-rata nilai para siswa memuaskan, namun hanya tiga orang dari Madrasah Aliyah (MA) swasta yang di nyatakan tidak lulus, terang Ibrahim.

Di sambung olehnya, tiga orang siswa yang di nyatakan tidak lulus tersebut sudah menjadi pertimbangan dari pihak sekolah karena nilai ujian tidak berpengaruh semua hasil kelulusan di tentukan oleh sekolah.

“Saat ini pihak Dinas belum mengetahui Kota Lhokseumawe menduduki peringkat berapa angka kelulusan di Aceh karena belum mendapatkan laporan terkait mengenai hal tersebut”, pungkas Ibrahim. (Mg)


Top